Dimanakah semesta saat aku menatapmu?

Hanya hujan yang menampar-nampar muka

tak ada tempat berpijak selain gemuruh

langit menjelma kaca kita yang retak

lara kaca

namun kau haus pelangi,seperti katamu

muncul sewaktu-waktu

dan menyiksakan warna birunya selalu

dalam kamus sunyiku

Oleh : Helvy Tiana Rossa

Artikel Lainnya :

  • Tidak Ada Artikel Terkait